|
Cara Pengoperasian Mesin
Paving |
Cara Pengoperasian ini hanya
untuk Mesin buatan kami dan
mungkin tidak sama jika
diterapkan di mesin lain . |
|
| |
| |
| |
1. PERSIAPAN
DAYA LISTRIK : |
|
| |
| |
Daya listrik yang dibutuhkan untuk
mensuplai mesin-mesin dan perlengkapannya tergantung pada jumlah
mesin produksi anda . Sebagai contoh untuk Basic Plan ( 2 Mesin
Press , 1 Mixer , dan 1 Ayakan ) , maka anda harus mempersiapkan
listrik sebesar 15 Kva . Dan ada 2 pilihan untuk suplai listrik
tersebut , yaitu :
A. Mempergunakan listrik PLN , maka anda perlu mengajukan daya
listrik ke PLN sebesar 12 Kva .
B. Mempergunakan Genset , di mana dalam kapasitas Basic Plan
maka anda harus mempersiapkan Genset berdaya 15 Kva . Dan ada
banyak pilihan genset .
Kami juga merekomendasikan kepada anda untuk pada akhirnya juga
memiliki kedua sumber daya listrik di atas sehingga genset bisa
menjadi cadangan jika sewaktu-waktu ada pemadaman listrik dari
PLN .
|
|
|
|
| |
2. SETTING MESIN PRESS
HYDRAULISNYA
: |
|
| |
| |
Mesin press hydraulis
membutuhkan pengisian oli pada
tanki olinya untuk pertama kali
. Ada banyak dijual di pasaran
oli-oli hydraulis , dan anda
bisa mempergunakan oli-oli
hydraulis tersebut , atau juga
bisa mempergunakan oli dengan
ukuran kekentalan SAE 10 atau
SAE 20 . ( SAE adalah ukuran
kekentalan oli ) . Anda bisa
mempergunakan oli SAE 20 yang
biasa dipergunakan di mobil atau
sepeda motor . Atau anda juga
bisa mempergunakan Oli Bekas
sepeda motor untuk alternatif
yang murah .
|
|
|
|
| |
|
2.0 Setting Kabel Listrik
ke Mesin-Mesin |
Photo |
Photo |
|
2.1
Untuk faktor keamanan selama
pengiriman mesin , maka kami
selalu memisahkan mesin dengan
bak hydraulisnya , dan menaruh
spare-part yang kecil-kecil ke
dalam bak oli . Jadi pertama
kali mesin datang , bukalah
tutup bak olinya dan ambil semua
spare part tersebut di dalam bak
oli , lalu tutup kembali bak oli
tersebut dengan rapat . Kemudian
aturlah posisi bak hydraulis (
bak oli ) di samping mesinnya
seperti pada gambar .
( Selang hydraulis yang berwarna
hitam untuk jalur tekanan tinggi
, dan selang yang putih untuk
jalur oli kembali ke tanki ) .
|
 |
 |
| |
2.2
Setelah anda memasang sesuai
dengan posisi di atas , maka
anda mesti memasang kabel
listrik ke dinamo pada
masing-masing mesin . Setiap
mesin terdapat 1 dinamo , type
dinamo tersebut adalah 3-phase
yang biasa digunakan pada
listrik industri . Jadi anda
perlu memasang kabel berjalur 4
buah .( 3 jalur positif dan 1
jalur negatif ) .
Bukalah tutup kabel pada
dinamonya dan pasanglah sesuai
dengan instruksi yang biasanya
ada pada tutup kotak kabel
tersebut ) . |
|
|

|
 |
| |
2.3
Setelah anda memsang
kabel listri , sebelum
menyalakannya periksalah dulu
kran hydraulis mesin dan kran
tersebut harus dalam keadaan
terbuka , jika tidak maka mesin
akan bekerja mengepress dengan
sendirinya dalam keadaan cetakan
masih kosong .
Jika kran dalam keadaan terbuka
semua , maka mesin tidak aktif
sekalipun listrik sudah
dinyalakan . |
|
|
 |
 |
| |
2.4
Sekarang anda sudah bisa mencoba
menyalakan listriknya , dan
lihat putaran dinamonya .
Periksalah apakah putarannya
sudah sesuai dengan putaran yang
tertera pada pompa hydraulis .
Arah putaran harus sesuai dengan
tanda panah yang bisa anda lihat
pada pompa hydraulisnya , jika
tidak maka pompa akan bekerja
secara terbalik dan tidak bisa
berfungsi . Jika putaran masih
salah atau terbalik maka
baliklah salah satu kabel
positifnya dengan kabel positif
yang lainnya , maka putaran
sudah akan berubah ke arah yang
benar . |
|
|
 |
 |
| |
2.5
Anda juga bisa menyetel besar
kecilnya tekanan press
hydraulisnya dengan menyetel
pada releif valve nya . Cek pada
meter tekanan untuk melihat
besarnya tekanan press saat
mencetak genteng atau paving .
Tekanan yang normal untuk
mencetak genteng adalah sekitar
100 bar s/d 200 bar . Untuk
paving cukup disetel pada
tekanan 100 bar . |
|
|
 |
 |
| |
2.6
Anda juga perlu mempersiapkan
sebuah meja di samping mesin
tersebut untuk membantu proses
kerja sehingga lebih mudah .
|
|
|
 |
 |
| Dan karena pada proses aktifitas kerja sehari
terdapat air buangan , maka anda juga sebaiknya mempersiapkan
jalur selokan air di sekeling mesin untuk memudahkan air kotor
atau air buangan mengalir keluar dari areal kerja . |
|
|
| |
| |
3.1 BAHAN BAKU UTAMA :
Bahan baku utama untuk genteng beton adalah Semen , Pasir .
3.2.
KOMPOSISI BAHAN BAKU :
BAHAN BAKU UTAMA :
Untuk Paving :
Komposisi umum untuk paving hanyalah menggunakan Semen dan Pasir
saja , dengan komposisi bervariasi , bisa 1 Semen + 8 Pasir , bisa juga 1 Semen
+ 10 Pasir , atau 1 Semen + 12 Pasir . Semakin banyak kadar semennya semakin
kuat hasil akhir pavingnya tetapi juga semakin menambah biaya produksinya .
|
|
|
|
| |
| |
|
|
1 |
MASUKKAN BAHAN BAKU KE
DALAM CETAKANNYA ( JIKA MENCETAK DENGAN KEPALA
HALUS , MAKA MASUKKAN DULU CAMPURAN KEPALANYA ) |
|
2 |
MASUKKAN BAHAN BAKU TERSEBUT PADA KEDUA BUAH
CETAKANNYA , JANGAN MENCETAK ATAU MEMPRESS HANYA
DENGAN SATU CETAKAN SAJA , KARENA BISA
MENGAKIBATKAN TEKANAN HYDRAULISNYA TIDAK
SEIMBANG DAN BISA MEMBUAT PISTON HYDRAULISNYA
MIRING WAKTU MENGEPRESS . |
|
3 |
KERASKAN KUNCI PENJEPIT
PADA MASING2 SUDUT CETAKAN PAVING TERSEBUT , DAN
PASANGLAH TUMBUK MASING-MASING CETAKAN PAVINGNYA
. |
|
4 |
DORONG MEJA CETAKAN MASUK
KE DALAM RUANG PRESS , DAN JALANKAN PRESS DENGAN
MENUTUP ( MEMUTAR SEARAH JARUM JAM ) KEDUA KRAN
HYDRAULISNYA . DAN BUKA KEMBALI KEDUA KRAN
TERSEBUT SEGERA SETELAH TEKANAN PRESS MENCAPAI
MAXIMUM . |
|
5 |
TARIK KEMBALI MEJANYA ,
LALU BUKA PENGUNCI CETAKANNYA DAN KELUARKAN DULU
TUMBUK MASING-MASING CETAKAN , DAN SUNDUL HASIL
PAVINGNYA DENGAN TUAS PENYUNDUL YANG ADA PADA
SISI KANAN KIRI DARI REL MEJA . |
|
6 |
AMBILLAH HASIL PAVING NYA
DENGAN TANGAN DENGAN HATI-HATI DAN LETAKKAN PADA
TEMPAT PENAMPUNGAN SEMENTARA ( ATAU LETAKKAN
PADA SEBUAH KERETA DORONG ) . |
SAYA MENYERTAKAN 1 BUAH KEPING CD YANG ISINYA VIDEO DEMO
MENCETAK PAVING
MOHON DIPUTAR MENGGUNAKAN KOMPUTER / LAPTOP
|
|
|
|
|
|
| |
| |
|
Tidak ada yang rumit pada proses
perendaman , hanya memasukkan hasil-hasil genteng
produksi kemarin ke dalam bak-bak air . Ukuran bak air
terserah anda , dan kami biasa menggunakan bak air
ukuran 3 x 4 m dengan tinggi 1 meter . Gunakan beberapa
bak jika 1 bak tidak cukup .
ATAU
Kami sarankan agar menghemat biaya
kerja , sebaiknya hasil cetak dari mesin langsung
disusun dulu pada sebuah kereta dorong , dan lalu
didorong ke tempat stok , kemudian besoknya disiram air
dan lalu ditutupi dengan plastik supaya terjadi proses
pengembunan di dalam pori2 pavingnya . Dengan cara ini
maka tidak lagi diperlukan bak-bak perendaman .
|
|
|
|
|
|
|
| |
| |
|
Pewarnaan
paving biasanya dengan mencampurkan bahan pewarna ke
dalam campuran kepala saja . Bahan pewarnanya macam2 ,
umumnya menggunakan merk Bayerferox buatan China yang
harganya relatif murah .
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|