Super Sonic Machinery - www.supersonicmch.com







Office Address   :



Factory Address :



Jl. Tidar Tengah No. 6
MALANG - INDONESIA 65146
Telp. +62-341-7640515   Fax. +62-341-562493

Jl. Industri Mangliawan RT 1 / RW 1 , No. 316
Pakis - Wendit - MALANG - INDONESIA
Telp. +62-341-791645   Fax. +62-341-791645
         
HOME
PRODUCTS
PHOTOS
VIDEOS
LINKS
REPORTS
CONTACT
 
Mesin Genteng Beton   Cetakan Genteng   Mixer Basah   Mixer Kering   Mesin Paving   Mesin Paving Hammer   Ayakan Pasir   Mesin Batako   Mixer Industri   Mesin Press Hydraulis   Mesin Roll Press   Genset   Peralatan Mesin   Macam-macam Mixer
English
Indonesia
 

Berdiri sejak tahun 1982 . Memproduksi Mesin-Mesin Press Hydraulis untuk Industri Genteng Beton , Paving , dan Batako . Mesin-mesin kami telah digunakan oleh lebih dari 500 Pabrik di Indonesia .

Cara Pengoperasian Cara Pengoperasian ini hanya untuk Mesin buatan kami dan mungkin tidak sama jika diterapkan di mesin lain .
 
Back to HOME
 
 
 

 

  1.  PERSIAPAN DAYA LISTRIK :  
 
 
Daya listrik yang dibutuhkan untuk mensuplai mesin-mesin dan perlengkapannya tergantung pada jumlah mesin produksi anda . Sebagai contoh untuk Basic Plan ( 2 Mesin Press , 1 Mixer , dan 1 Ayakan ) , maka anda harus mempersiapkan listrik sebesar 15 Kva . Dan ada 2 pilihan untuk suplai listrik tersebut , yaitu :

A. Mempergunakan listrik PLN , maka anda perlu mengajukan daya listrik ke PLN sebesar 12 Kva .
B. Mempergunakan Genset , di mana dalam kapasitas Basic Plan maka anda harus mempersiapkan Genset berdaya 15 Kva . Dan ada banyak pilihan genset , kami juga menyediakan dan menjual genset , klik di sini untuk melihat penawaran genset dari kami .

Kami juga merekomendasikan kepada anda untuk pada akhirnya juga memiliki kedua sumber daya listrik di atas sehingga genset bisa menjadi cadangan jika sewaktu-waktu ada pemadaman listrik dari PLN .

 
 

 

  2.  SETTING MESIN PRESS HYDRAULISNYA :  
 
 
Mesin press hydraulis membutuhkan pengisian oli pada tanki olinya untuk pertama kali . Ada banyak dijual di pasaran oli-oli hydraulis , dan anda bisa mempergunakan oli-oli hydraulis tersebut , atau juga bisa mempergunakan oli dengan ukuran kekentalan SAE 10 atau SAE 20 . ( SAE adalah ukuran kekentalan oli ) . Anda bisa mempergunakan oli SAE 20 yang biasa dipergunakan di mobil atau sepeda motor .
 
 
 
 
2.0  Setting Kabel Listrik ke Mesin-Mesin Photo Photo

 2.1
Untuk faktor keamanan selama pengiriman mesin , maka kami selalu memisahkan mesin dengan bak hydraulisnya , dan menaruh spare-part yang kecil-kecil ke dalam bak oli . Jadi pertama kali mesin datang , bukalah tutup bak olinya dan ambil semua spare part tersebut di dalam bak oli , lalu tutup kembali bak oli tersebut dengan rapat . Kemudian aturlah posisi bak hydraulis ( bak oli ) di samping mesinnya seperti pada gambar .
( Selang hydraulis yang berwarna hitam untuk jalur tekanan tinggi , dan selang yang putih untuk jalur oli kembali ke tanki ) .

Roof Machine Roof Machine
  2.2
Setelah anda memasang sesuai dengan posisi di atas , maka anda mesti memasang kabel listrik ke dinamo pada masing-masing mesin . Setiap mesin terdapat 1 dinamo , type dinamo tersebut adalah 3-phase yang biasa digunakan pada listrik industri . Jadi anda perlu memasang kabel berjalur 4 buah .( 3 jalur positif dan 1 jalur negatif ) .
Bukalah tutup kabel pada dinamonya dan pasanglah sesuai dengan instruksi yang biasanya ada pada tutup kotak kabel tersebut ) .
 
Machine Motor
Machine Motor
  2.3
Setelah anda memsang kabel listri , sebelum menyalakannya periksalah dulu kran hydraulis mesin dan kran tersebut harus dalam keadaan terbuka , jika tidak maka mesin akan bekerja mengepress dengan sendirinya dalam keadaan cetakan masih kosong .
Jika kran dalam keadaan terbuka semua , maka mesin tidak aktif sekalipun listrik sudah dinyalakan .
 
Roof Machine Valve Roof Machine Valve
  2.4
Sekarang anda sudah bisa mencoba menyalakan listriknya , dan lihat putaran dinamonya . Periksalah apakah putarannya sudah sesuai dengan putaran yang tertera pada pompa hydraulis .
Arah putaran harus sesuai dengan tanda panah yang bisa anda lihat pada pompa hydraulisnya , jika tidak maka pompa akan bekerja secara terbalik dan tidak bisa berfungsi . Jika putaran masih salah atau terbalik maka baliklah salah satu kabel positifnya dengan kabel positif yang lainnya , maka putaran sudah akan berubah ke arah yang benar .
 
Hydraulic Pump Direction Hydraulic Pump Direction
  2.5
Anda juga bisa menyetel besar kecilnya tekanan press hydraulisnya dengan menyetel pada releif valve nya . Cek pada meter tekanan untuk melihat besarnya tekanan press saat mencetak genteng atau paving .
Tekanan yang normal untuk mencetak genteng adalah sekitar 100 bar s/d 200 bar . Untuk paving cukup disetel pada tekanan 100 bar .
 
Relief Valve Pressure gauge
  2.6
Anda juga perlu mempersiapkan sebuah meja di samping mesin tersebut untuk membantu proses kerja sehingga lebih mudah .
 
You should prepare a table beside the Machine too , to make the work easier You should prepare a table beside the Machine too , to make the work easier
Dan karena pada proses aktifitas kerja sehari terdapat air buangan , maka anda juga sebaiknya mempersiapkan jalur selokan air di sekeling mesin untuk memudahkan air kotor atau air buangan mengalir keluar dari areal kerja .
 

 

  3.  BAHAN BAKU :  
 
 

 

3.1 BAHAN BAKU UTAMA :

Bahan baku utama untuk genteng beton adalah Semen , Pasir . Tetapi untuk mendapatkan hasil permukaan yang lebih halus , seringkali kita juga menggunakan mil / tepung kapur . Bagi daerah yang tidak terdapat mil / kapur , maka bisa menggunakan pasir yang diayak lebih halus atau dengan menambahkan kadar semennya .


3.2 SECONDARY MATERIAL :

Secondary material , adalah bahan-bahan lain yang berguna membantu proses produksi . Yaitu :

1. Kain : Kita butuh kain untuk dilapiskan pada piringan besi cetakan genteng , potongan kain celana .

2. Kuas : Digunakan untuk memoles permukaan matras atas setiap kali genteng dicetak , agar tidak lengket hasilnya .

3. Moulding Oil : Minyak untuk memoles permukaan matras atas , bisa dibeli dari kami , dan dicampur dengan minyak tanah atau solar dengan

    perbandingan 1 : 20 .

 


3.3. KOMPOSISI BAHAN BAKU :

 

BAHAN BAKU UTAMA :

 

Untuk Genteng Beton :

Komposisi bahan baku yang umum digunakan untuk genteng beton adalah : 1 Semen + 2 Pasir + 2 Mil . ( Berdasarkan Volume , bukan Berat ) .

Keterangannya :

Semen berfungsi untuk bahan pengeras di mana tanpa semen maka genteng tidak mungkin bisa mengeras . Pasir sebagai bahan pengisi . Dan Mil sebagai bahan penghalus permukaan . Anda juga bisa mengganti Mil dengan bahan halus lainnya seperti Fly Ashes dan lainnya , yang penting bahan tersebut cukup halus dan murah harganya .

Untuk Paving :

TKomposisi umum untuk paving hanyalah menggunakan Semen dan Pasir saja , dengan komposisi bervariasi , bisa 1 Semen + 8 Pasir , bisa juga 1 Semen + 10 Pasir , atau 1 Semen + 12 Pasir . Semakin banyak kadar semennya semakin kuat hasil akhir pavingnya tetapi juga semakin menambah biaya produksinya .


3.4 FINISHING MATERIAL :

Finishing material untuk genteng beton berwarna adalah cat genteng , yang dispraykan dengan mesin kompressor dan spray-gun . Ada banyak jenis cat genteng yang dijual di pasaran saat ini , dan anda bisa menggunakan yang sesuai dengan harga jual genteng anda . Pada dasarnya ada 2 jenis cat genteng , water-base dan oil-base , di mana water-base lebih murah dibandingkan dengan oil-base , namun kekuatannya lebih baik oil-base . Dan oil-base lebih mengkilap hasilnya .


3.5. RAK-RAK PENAMPUNGAN :

 Anda juga harus mempersiapkan rak-rak untuk penampungan sementara bagi genteng yang baru dicetak , dimana genteng harus dibiarkan satu hari di atas rak-rak tersebut .

Kami biasa menggunakan rak dari kayu . Tetapi anda bisa menggunakan rak dari besi atau lainnya sesuai keinginan anda .

Untuk rak dari kayu , di bawah ini kami berikan ukuran dan cara penggunaannya .

 

UKURANNYA : Panjang 300 cm , Lebar 25 cm , Tinggi 10 cm .

 

 

Disusun bersama dengan genteng dan tatakannya seperti di bawah ini : :

 

 1. Letakkan genteng dan tatakannya yang baru

    dicetak seperti di bawah ini : .

 3. Letakkan genteng dan tatakannya yang baru

    dicetak .

 

 2. Letakkan rak berikutnya ke atasnya .

 

 

 4. Demikian seterusnya sampai 8 susun .

 

3.6. TATAKAN :

Anda juga membutuah tatakan untuk menampung genteng yang masih belum keras sewaktu dari hasil baru cetak . Kami menyediakan " Piringan Tatakan " untuk anda sehingga anda bisa membuat sendiri tatakan-tatakan itu sebanyak yang diperlukan . Anda hanya membutuhkan 1000 buah tatakn untuk setiap mesin genteng , dan tatakan-tatakan itu bisa dipergunakan sampai lebih dari 3 tahun lamanya . Jika ada tatakan-tatakan yang rusak dalam proses kerja maka anda hanya tinggal membuat lagi yang baru dengan mempergunakan " Piriangan Tatakan " tersebut .

Klik di sini untuk penjelasan mengenai " Piringan Tatakan " .

 

 
 

  4.  PROSES KERJA :  
 
 

Penjelasan Fungsi Dari Tiap Pekerja :

 

Gambar di sebelah kanan ini menggambarkan posisi dari masing-masing pekerja dan dijelaskan fungsinya sebagai berikut  :

Pekerja No 1 Bekerja mengayak pasir dan mengirimkannya ke bagian mixer kering dan mixer basah .
Pekerja No 2 dan 3

Bekerja di Mixer kering dan Mixer basah , mengaduk adonan bahan baku dan mengirimkannya ke bagian cetak / mesin genteng . Pekerja di bagian ini penting karena kontrol komposisi campuran bahan baku anda ada di bagian ini .

Pekerja No 4 Mencetak Genteng Beton dan memberikan hasilnya ke pekerja nomor 7 .
Pekerja No 5 Meletakkan adonan di plat piringan untuk pekerja nomor 4 . Dan selama menunggu proses pembalikan genteng , mengoleskan minyak genteng dengan kuas ke permukaan matras atas.
Pekerja No 6 Meletakkan kain ke permukaan piringan dan menaruh adonan dengan takaran tertentu ke atas piringan tersebut dan memberikannya ke pekerja no 4 yang mencetak genteng .
Pekerja No 7 dan 8 Melepaskan hasil genteng dari piringannya , membaliknya ke tatakan , dan membawanya ke rak-rak  .

 

 

 Video-video di bawah ini menjelaskan
proses produksi genteng beton dan Paving :

VIDEO 1 ( ROOF MACHINE )

VIDEO 2 ( ROOF MACHINE )

VIDEO 3 ( WALL ART MACHINE )

VIDEO 4 ( PAVE MACHINE )

Operating Roof Machine
 
 

  5.  PERENDAMAN :  
 
 

Tidak ada yang rumit pada proses perendaman , hanya memasukkan hasil-hasil genteng produksi kemarin ke dalam bak-bak air . Ukuran bak air terserah anda , dan kami biasa menggunakan bak air ukuran 3 x 4 m dengan tinggi 1 meter . Gunakan beberapa bak jika 1 bak tidak cukup . Di bawah ini adalah Foto Contoh Bak Air UntuK Perendaman :

Curing roof tiles Curing roof tiles
 


  6. PENGECATAN :  
 
 

Kita sudah bisa mengecat genteng jika sudah kering can cukup kuat , biasanya paling sedikit setelah 2 minggu setelah keluar dari bak perendaman .
Pengecatan cukup menggunakan kompresor angin dan spray-gun saja . Dua orang pekerja bisa menyelesaikan pekerjaan pengecatan 1000 genteng per hari ( 7 jam kerja ) .
Pengecatan juga bisa dilakukan langsung di atas atap setelah genteng terpasang .
Ada banyak merk cat genteng yang beredar di pasaran . Tetapi kami juga bisa mengajarkan kepada anda cara membuat cat genteng sendiri dan akan kami berikan juga formulanya .

Air Compressor Spray Gun
 
 

 

Untuk penjelasan lebih lanjut anda bisa menghubungi kami . Sukses anda adalah tujuan utama kami !  
 
Back to HOME
 

 

 

 
 
Best Seller Concrete Roof Machine by www.supersonicmch.com
  Sistim Pembayaran Purchase and Delivery Price Conditions Guest Book  
  Pemesanan dengan uang muka 50% dan sisanya 50% dilunasi pada saat pesanan selesai . Mesin mungkin tidak ready stok , harus dipesan dulu dan selesai dalam 1 bulan .

Semua harga-harga dalam website kami ini adalah harga terkini  .

Mohon Untuk Mengisi Buku Tamu Kami dan Pesan anda :

Klik Di Sini

 
Best Seller Concrete Roof Machine by www.supersonicmch.com
     
Design by Rudy Iskandar
Phone : +62-81.1313603
Super Sonic Machinery Co.Ltd
Email Kami : rudy@supersonicmch.com
www.supersonicmch.com