|
3.1 BAHAN BAKU UTAMA :
Bahan baku utama untuk genteng beton adalah Semen , Pasir .
Tetapi untuk mendapatkan hasil permukaan yang lebih halus , seringkali kita juga
menggunakan mil / tepung kapur . Bagi daerah yang tidak terdapat mil / kapur ,
maka bisa menggunakan pasir yang diayak lebih halus atau dengan menambahkan
kadar semennya .
3.2 SECONDARY MATERIAL :
Secondary material , adalah bahan-bahan lain yang berguna
membantu proses produksi . Yaitu :
1. Kain : Kita butuh kain untuk dilapiskan pada piringan
besi cetakan genteng , potongan kain celana .
2. Kuas
: Digunakan untuk memoles permukaan matras atas setiap kali genteng dicetak ,
agar tidak lengket hasilnya .
3. Moulding Oil : Minyak untuk memoles permukaan matras
atas , bisa dibeli dari kami , dan dicampur dengan minyak tanah atau solar
dengan
perbandingan 1 : 20 .
3.3.
KOMPOSISI BAHAN BAKU :
BAHAN BAKU UTAMA :
Untuk Genteng Beton :
Komposisi bahan baku yang umum digunakan untuk genteng beton adalah : 1 Semen +
2 Pasir + 2 Mil . ( Berdasarkan Volume , bukan Berat ) .
Keterangannya :
Semen berfungsi untuk bahan pengeras di mana tanpa semen maka genteng tidak
mungkin bisa mengeras . Pasir sebagai bahan pengisi . Dan Mil sebagai bahan
penghalus permukaan . Anda juga bisa mengganti Mil dengan bahan halus lainnya
seperti Fly Ashes dan lainnya , yang penting bahan tersebut cukup halus dan
murah harganya .
Untuk Paving :
TKomposisi umum untuk paving hanyalah menggunakan Semen dan Pasir
saja , dengan komposisi bervariasi , bisa 1 Semen + 8 Pasir , bisa juga 1 Semen
+ 10 Pasir , atau 1 Semen + 12 Pasir . Semakin banyak kadar semennya semakin
kuat hasil akhir pavingnya tetapi juga semakin menambah biaya produksinya .
3.4 FINISHING
MATERIAL :
Finishing material untuk genteng beton berwarna adalah cat
genteng , yang dispraykan dengan mesin kompressor dan spray-gun . Ada banyak
jenis cat genteng yang dijual di pasaran saat ini , dan anda bisa menggunakan
yang sesuai dengan harga jual genteng anda . Pada dasarnya ada 2 jenis cat
genteng , water-base dan oil-base , di mana water-base lebih murah dibandingkan
dengan oil-base , namun kekuatannya lebih baik oil-base . Dan oil-base lebih
mengkilap hasilnya .
3.5. RAK-RAK PENAMPUNGAN :
Anda
juga harus mempersiapkan rak-rak untuk penampungan sementara bagi genteng yang
baru dicetak , dimana genteng harus dibiarkan satu hari di atas rak-rak tersebut
.
Kami biasa menggunakan rak dari kayu . Tetapi anda bisa
menggunakan rak dari besi atau lainnya sesuai keinginan anda .
Untuk rak dari kayu , di bawah ini kami berikan ukuran dan cara
penggunaannya .
UKURANNYA : Panjang 300 cm , Lebar 25 cm , Tinggi 10 cm .

Disusun bersama
dengan genteng dan tatakannya seperti di bawah ini : :
| |
|
1. Letakkan genteng dan tatakannya yang baru
dicetak seperti di bawah ini : .

|
3. Letakkan genteng dan tatakannya yang baru
dicetak .

|
|
2. Letakkan rak berikutnya ke atasnya .

|
4. Demikian seterusnya sampai 8 susun .

|
|
|
3.6. TATAKAN :
Anda
juga membutuah tatakan untuk menampung genteng yang masih belum keras sewaktu
dari hasil baru cetak . Kami menyediakan " Piringan Tatakan " untuk anda
sehingga anda bisa membuat sendiri tatakan-tatakan itu sebanyak yang diperlukan
. Anda hanya membutuhkan 1000 buah tatakn untuk setiap mesin genteng , dan
tatakan-tatakan itu bisa dipergunakan sampai lebih dari 3 tahun lamanya . Jika
ada tatakan-tatakan yang rusak dalam proses kerja maka anda hanya tinggal
membuat lagi yang baru dengan mempergunakan " Piriangan Tatakan " tersebut .
Klik di sini untuk penjelasan mengenai "
Piringan Tatakan " .
|